Susu pertumbuhan anak itu tidak selamanya sehat. Itu pendapat yang
dilontarkan Fiastuti Witjaksono, seorang pakar gizi dari RSCM dan Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia. Beliau ingin mengedukasi masyarakat bahwa
jangan sekali-kali terlalu percaya dengan iklan. Belum tentu susu yang katanya
terbaik itu baik dan sehat untuk dikonsumsi balita.
Susu untuk pertumbuhan yang paling baik tidak lain adalah ASI atau air susu ibu.
Lalu, apa lagi susu formula yang persis di bawah ASI? Ternyata bukan susu bubuk
yang selama ini dipilih oleh sebagian besar masyarakat.
Susu untuk pertumbuhan itu tidak hanya untuk tumbuh kembang balita ibu
secara fisik. Ketika ibu memilih susu formula untuk si kecil, ibu juga harus
mempertimbangkan bahwa susu tersebut baik untuk sistem pencernaan si kecil.
Kenapa hal tersebut penting?
Anak susah makan pasti membuat ibu cemas. Pasalnya, tubuh si
kecil harus mendapatkan nutrisi untuk pertumbuhan namun justru anak menolak
untuk mengkonsumsi makanan. Lalu, apa yang harus ibu lakukan?
Susu pertumbuhan dikatakan terbaik itu manakah mengandung nutrisi
yang penting dan sesuai dengan kebutuhan si kecil. Hal ini harus dipahami. Ibu
tidak boleh menganggap susu yang terbaik itu susu yang harganya mahal. Mahal
atau murahnya harga tidak menjadi acuhan susu formula itu terbaik atau tidak.
Susu pertumbuhan mengandung banyak sekali nutrisi yang
diperlukan oleh tubuh si kecil. Dari namanya saja, ibu sudah tahu bahwa susu
ini diperuntukkan untuk anak agar pertumbuhannya optimal. Namun, bagaimana jika
tumbuh kembang buah hati ini terhambat? Bagaimana jika tinggi badan bayi ibu di
bawah normal?
Susu pertumbuhan itu memiliki kriteria tertentu sehingga disebut
sebagai susu terbaik untuk balita ibu. Lalu, apakah ibu sudah tahu kreteria apa
saja yang harus ibu pertimbangkan ketika memilih susu untuk balita ibu?