Kesannya sangat negatif di mana masyarakat Indonesia termakan iklan susu pertumbuhan yang gencar dilakukan para produsen.
Lihat saja
berapa kali iklan susu keluar di TV, muncul di website, dan terdengar di radio.
Dan jumlah produk susu pun semakin bertambah. Bahkan, satu produsen susu bisa mengeluarkan
lebih dari satu nama susu lho.
Apakah ini
buruk bagi masyarakat Indonesia? Ada yang bilang buruk. Karena kita sebagai
masyarakat Indonesia sudah termakan oleh iklan. Dan banyak juga kampanye yang
entah dilakukan oleh pihak mana di mana di dalam kampanye tersebut mengatakan
bawasannya balita tidak harus minum susu.
Tentu sah-sah
saja mereka berpendapat demikian. Dan memang benar makananlah sumber utama
untuk pertumbuhan balita, bukan susu.
Tapi, lihat
dulu sisi positifnya. Lupakan sejenak tentang perdebatan apakah benar susu
untuk balita itu wajib diberikan atau tidak. Kita sebaiknya mengkosongkan
pikiran agar bisa menerima dan mencerna pendapat orang lain.
Dan berikut ini
susu balita dilihat dari sisi baiknya. Semoga informasi berikut ini memberikan
pandangan dari perspektif yang berbeda.
Kesadaran
Meningkat
Katanya,
masyarakat yang tinggal di negara berkembang itu kurang memperhatikan
kesehatan. Hal ini disebabkan mereka lebih mementingkan hal yang pokok. Yang
penting makan dan tidak peduli apakah makanan tersebut sehat atau kurang sehat.
Tapi hal
tersebut tidak terjadi di sini. Indonesia yang termasuk negara berkembang
ternyata memiliki masyarakat yang kesadaran tentang kesehatan sangat tinggi.
Hal ini ditunjukkan bagaimana orang tua yang dari kalangan menengah ke bawah
pun berusaha untuk memberikan susu balita terbaik untuk sang buah hati mereka.
Bukankah itu
bagus?
Mengurangi Hal
yang Kurang Penting
Cukup
disayangkan memang di mana Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumalh
perokok terbanyak. Padahal jika dilihat dari pendapat per kapita, masih banyak
orang yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Belum lagi
dengan kabar di mana masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang konsumtif.
Lihat saja setiap orang sepertinya memiliki gadget yang harganya tidak murah.
Namun, terlepas
dari itu semua, ada kabar baiknya. Lihat bagaimana para orang tua sudah mau
menyisihkan uang untuk membeli susu anak. Tentu saja mereka harus
mengesampingkan hal yang kurang penting seperti membeli rokok atau menjalani
gaya hidup yang mewah.
Bukankah itu
bagus?
Kalau ada sisi
positifnya, kenapa harus sibuk mencari sisi negatif susu balita? Itu seharusnya
yang ada di benak kita semua.
Memang
masyarakat kita sudah termakan oleh iklan. Banyak orang tua yang sibuk mencari
susu untuk pertumbuhan anak yang terbaik. Padahal hampir semua susu dengan
berbagai merk itu kandungannya sama.
Yang paling
penting adalah bagaimana orang tua memastikan kebaikan susu bisa didapatkan
oleh balita mereka. Pastikan dulu susu tidak terkontaminasi oleh bakteri dengan
cara menyimpan di tempat yang tidak lembab, wadah susu ditutup rapat, dan lain
sebagainya.
Jadi, sayang
sekali jika masih sibuk berdebat tentang penting atau tidaknya susu. Apalagi
berdebat tentang masyarakat yang termakan oleh iklan susu.
Silakan berbeda
pendapat. Masyarakat di negara tertentu mungkin menganggap susu tidak wajib
bagi balita. Tapi kalaupun ibu menganggap susu itu penting dan wajib bagi sang
buah hati, hal tersebut pun tidak salah. Toh banyak manfaat yang bisa
didapatkan oleh balita ketika ia mengkonsumsi susu.

No comments:
Post a Comment