Wednesday, August 24, 2016

Termakan Iklan Susu Pertumbuhan? Lihat Dulu Sisi Baiknya

Kesannya sangat negatif di mana masyarakat Indonesia termakan iklan susu pertumbuhan yang gencar dilakukan para produsen.



Lihat saja berapa kali iklan susu keluar di TV, muncul di website, dan terdengar di radio. Dan jumlah produk susu pun semakin bertambah.  Bahkan, satu produsen susu bisa mengeluarkan lebih dari satu nama susu lho.

Apakah ini buruk bagi masyarakat Indonesia? Ada yang bilang buruk. Karena kita sebagai masyarakat Indonesia sudah termakan oleh iklan. Dan banyak juga kampanye yang entah dilakukan oleh pihak mana di mana di dalam kampanye tersebut mengatakan bawasannya balita tidak harus minum susu.

Tentu sah-sah saja mereka berpendapat demikian. Dan memang benar makananlah sumber utama untuk pertumbuhan balita, bukan susu.

Tapi, lihat dulu sisi positifnya. Lupakan sejenak tentang perdebatan apakah benar susu untuk balita itu wajib diberikan atau tidak. Kita sebaiknya mengkosongkan pikiran agar bisa menerima dan mencerna pendapat orang lain.

Dan berikut ini susu balita dilihat dari sisi baiknya. Semoga informasi berikut ini memberikan pandangan dari perspektif yang berbeda.

Kesadaran Meningkat
Katanya, masyarakat yang tinggal di negara berkembang itu kurang memperhatikan kesehatan. Hal ini disebabkan mereka lebih mementingkan hal yang pokok. Yang penting makan dan tidak peduli apakah makanan tersebut sehat atau kurang sehat.

Tapi hal tersebut tidak terjadi di sini. Indonesia yang termasuk negara berkembang ternyata memiliki masyarakat yang kesadaran tentang kesehatan sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan bagaimana orang tua yang dari kalangan menengah ke bawah pun berusaha untuk memberikan susu balita terbaik untuk sang buah hati mereka.

Bukankah itu bagus?

Mengurangi Hal yang Kurang Penting
Cukup disayangkan memang di mana Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumalh perokok terbanyak. Padahal jika dilihat dari pendapat per kapita, masih banyak orang yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Belum lagi dengan kabar di mana masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang konsumtif. Lihat saja setiap orang sepertinya memiliki gadget yang harganya tidak murah.

Namun, terlepas dari itu semua, ada kabar baiknya. Lihat bagaimana para orang tua sudah mau menyisihkan uang untuk membeli susu anak. Tentu saja mereka harus mengesampingkan hal yang kurang penting seperti membeli rokok atau menjalani gaya hidup yang mewah.

Bukankah itu bagus?

Kalau ada sisi positifnya, kenapa harus sibuk mencari sisi negatif susu balita? Itu seharusnya yang ada di benak kita semua.

Memang masyarakat kita sudah termakan oleh iklan. Banyak orang tua yang sibuk mencari susu untuk pertumbuhan anak yang terbaik. Padahal hampir semua susu dengan berbagai merk itu kandungannya sama.

Yang paling penting adalah bagaimana orang tua memastikan kebaikan susu bisa didapatkan oleh balita mereka. Pastikan dulu susu tidak terkontaminasi oleh bakteri dengan cara menyimpan di tempat yang tidak lembab, wadah susu ditutup rapat, dan lain sebagainya.

Jadi, sayang sekali jika masih sibuk berdebat tentang penting atau tidaknya susu. Apalagi berdebat tentang masyarakat yang termakan oleh iklan susu.

Silakan berbeda pendapat. Masyarakat di negara tertentu mungkin menganggap susu tidak wajib bagi balita. Tapi kalaupun ibu menganggap susu itu penting dan wajib bagi sang buah hati, hal tersebut pun tidak salah. Toh banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh balita ketika ia mengkonsumsi susu.


No comments:

Post a Comment