Susu untuk pertumbuhan yang paling baik tidak lain adalah ASI atau air susu ibu. Lalu, apa lagi susu formula yang persis di bawah ASI? Ternyata bukan susu bubuk yang selama ini dipilih oleh sebagian besar masyarakat.
Saat ini, semakin banyak merk susu balita untuk pertumbuhan yang
katanya terbaik. Mereka menjelaskan bahwa kandungan dalam susu tersebut sangat
lengkap untuk menunjang pertumbuhan fisik maupun kecerdasan otak.
Akan tetapi, ternyata level yang membedakan antara jenis susu pertumbuhan yang satu dengan yang
lain selain tentu saja ASI yang berada di level yang paling atas.
Susu Murni Pasteurisasi
Susu murni pasteurisasi merupakan susu yang levelnya persis di bawah
ASI. Seorang ahli nutrisi, Emilia E Achmadi, MS, RD mengatakan susu ini
memiliki kandungan gizi yang sangat sedikit yang rusak. Serta itu, diketahui
juga bahwa komposisi di dalam susu ini hampir sama dengan yang ada di dalam
susu sapi. Jadi, susu ini pantas jika digolongkan sebagai susu balita terbaik
setelah ASI.
Susu UHT
Susu UHT atau Ultra High Temperature merupakan susu yang dibuat tanpa
menggunakan pengawet. Oleh karena itu, ada satu syarat yang harus ibu ketahui
jika memilih susu UHT, yaitu susu harus disimpan dalam susu ruang agar
kandungan gizi yang ada di dalam susu tidak rusak.
Akan tetapi, beberapa ahli gizi tidak menyarankan memberikan susu ini
kepada anak yang usianya masih di bawah 5 tahun. Jadi, jika anak ibu sudah
tidak lagi balita, ibu bisa memberikan susu ini sebagai susu untuk pertumbuhan.
Bahkan, Emilia mengatakan sangat tidak diperbolehkan anak usia di
bawah 1 tahun mengkonsumsi susu UHT ini. Hal ini dikarenakan perbedaan bentuk
protein dengan ASI. Dikhawatirkan sistem pencernaan si kecil belum siap.
Susu Bubuk
Ternyata, susu bubuk berada di level bawah setelah ASI, susu
pasteurisasi, dan susu UHT. Kenapa susu bubuk berada di level bawah? Karena ada
nutrisi yang hilang ketika proses membuat susu bubuk ini. Kemudian, pabrik susu
akan memberikan nutrisi tambahan sebagai pengganti nutrisi yang hilang
tersebut.
Jelas sekali susu bubuk ini lebih mudah serta lebih murah. Hampir
setiap ibu memberikan susu bubuk ini kepada sang buah hati. Akan tetapi, ibu
sesekali bisa mencoba memberikan susu untuk pertumbuhan yang lain.
Susu Kental Manis
Susu kental manis menempati level yang paling buncit. Susu kental
manis sebenarnya tidak dikategorikan sebagai susu. Bagi Emilia, kandungan lemak
serta gula yang tinggi dalam susu kental manis membuat susu kental manis tidak
layak disebut sebagai susu. Apalagi kandungan protein dan kalsium sangat
rendah. Padahal, salah satu keunggulan dari susu adalah kandungan protein dan
kalsium yang tinggi.
Lebih ekstrim lagi, Emilia menyarankan agar lebih baik mengkonsumsi
makanan seperti tahu dan tempe daripada minum susu kental manis.
Itulah beberapa jenis susu pertumbuhan yang harus ibu ketahui. Sekarang, ibu bisa
bercerita kepada rekan ibu pentingnya mengetahui jenis susu. Jadi, ibu tidak
hanya tahu tentang nutrisi apa saja yang terkandung dalam susu formula, tapi
juga kebaikan apa saja yang ada di dalam setiap jenis susu tersebut. Karena
pada dasarnya setiap pemprosesan pembuatan susu itu ada nutrisi yang hilang.
Dan sekarang ibu bisa memilih nutrisi yang masih tetap lengkap itu pada susu pertumbuhan.

No comments:
Post a Comment