Monday, December 7, 2015

Level Susu Untuk Pertumbuhan


 

Susu untuk pertumbuhan yang paling baik tidak lain adalah ASI atau air susu ibu. Lalu, apa lagi susu formula yang persis di bawah ASI? Ternyata bukan susu bubuk yang selama ini dipilih oleh sebagian besar masyarakat.

Saat ini, semakin banyak merk susu balita untuk pertumbuhan yang katanya terbaik. Mereka menjelaskan bahwa kandungan dalam susu tersebut sangat lengkap untuk menunjang pertumbuhan fisik maupun kecerdasan otak.
Akan tetapi, ternyata level yang membedakan antara jenis susu pertumbuhan yang satu dengan yang lain selain tentu saja ASI yang berada di level yang paling atas.
Susu Murni Pasteurisasi

Susu murni pasteurisasi merupakan susu yang levelnya persis di bawah ASI. Seorang ahli nutrisi, Emilia E Achmadi, MS, RD mengatakan susu ini memiliki kandungan gizi yang sangat sedikit yang rusak. Serta itu, diketahui juga bahwa komposisi di dalam susu ini hampir sama dengan yang ada di dalam susu sapi. Jadi, susu ini pantas jika digolongkan sebagai susu balita terbaik setelah ASI.
Susu UHT

Susu UHT atau Ultra High Temperature merupakan susu yang dibuat tanpa menggunakan pengawet. Oleh karena itu, ada satu syarat yang harus ibu ketahui jika memilih susu UHT, yaitu susu harus disimpan dalam susu ruang agar kandungan gizi yang ada di dalam susu tidak rusak.
Akan tetapi, beberapa ahli gizi tidak menyarankan memberikan susu ini kepada anak yang usianya masih di bawah 5 tahun. Jadi, jika anak ibu sudah tidak lagi balita, ibu bisa memberikan susu ini sebagai susu untuk pertumbuhan.
Bahkan, Emilia mengatakan sangat tidak diperbolehkan anak usia di bawah 1 tahun mengkonsumsi susu UHT ini. Hal ini dikarenakan perbedaan bentuk protein dengan ASI. Dikhawatirkan sistem pencernaan si kecil belum siap.
Susu Bubuk

Ternyata, susu bubuk berada di level bawah setelah ASI, susu pasteurisasi, dan susu UHT. Kenapa susu bubuk berada di level bawah? Karena ada nutrisi yang hilang ketika proses membuat susu bubuk ini. Kemudian, pabrik susu akan memberikan nutrisi tambahan sebagai pengganti nutrisi yang hilang tersebut.
Jelas sekali susu bubuk ini lebih mudah serta lebih murah. Hampir setiap ibu memberikan susu bubuk ini kepada sang buah hati. Akan tetapi, ibu sesekali bisa mencoba memberikan susu untuk pertumbuhan yang lain.
Susu Kental Manis

Susu kental manis menempati level yang paling buncit. Susu kental manis sebenarnya tidak dikategorikan sebagai susu. Bagi Emilia, kandungan lemak serta gula yang tinggi dalam susu kental manis membuat susu kental manis tidak layak disebut sebagai susu. Apalagi kandungan protein dan kalsium sangat rendah. Padahal, salah satu keunggulan dari susu adalah kandungan protein dan kalsium yang tinggi.
Lebih ekstrim lagi, Emilia menyarankan agar lebih baik mengkonsumsi makanan seperti tahu dan tempe daripada minum susu kental manis.
Itulah beberapa jenis susu pertumbuhan yang harus ibu ketahui. Sekarang, ibu bisa bercerita kepada rekan ibu pentingnya mengetahui jenis susu. Jadi, ibu tidak hanya tahu tentang nutrisi apa saja yang terkandung dalam susu formula, tapi juga kebaikan apa saja yang ada di dalam setiap jenis susu tersebut. Karena pada dasarnya setiap pemprosesan pembuatan susu itu ada nutrisi yang hilang. Dan sekarang ibu bisa memilih nutrisi yang masih tetap lengkap itu pada susu pertumbuhan.

No comments:

Post a Comment