Tuesday, August 2, 2016

Cara Mengatasi Alergi Terhadap Susu Pertumbuhan Anak Harus Tepat

susu pertumbuhan anak
Ibu dan Balita

Banyak sekali tips yang dibagikan di internet tentang bagaimana mengatasi balita yang alergi terhadap susu. Jumlahnya puluhan dan bahkan ratusan.



Mana yang akan ibu pilih? Tentu ibu tidak mau salah pilih. Karena tips ini diterapkan untuk sang buah hati lho.

Ibu harus terapkan cara yang tepat mengatasi alergi terhadap susu balita. Untuk itu, akan lebih baik jika ibu mengetahui terlebih dahulu kenapa balita bisa alergi terhadap susu.

Mengapa Balita Alergi Susu
Memang tidak semua balita alergi terhadap susu. Hanya saja, prosentasenya cukup banyak. Beruntung sekali jika balita ibu tidak mengalami hal ini.

Akan tetapi, bagi ibu yang memiliki balita alergi terhadpa susu anak, ibu harus tahu apa yang menyebabkan balita ibu alergi.

Umumnya, balita mengalami alergi karena sistem pencernaanya tidak mampu mencerna nutrisi yang terkandung di dalam susu. Kebanyakan nutrisi yang membuat si kecil alergi adalah protein.

Yang banyak direkomendasikan oleh para ahli gizi anak adalah mengkonsumsi susu sapi. Dan sekarang, di pasaran jumlah merk susu pertumbuhan anak dari sapi lebih banyak daripada dari kedelai.

Ada baiknya ada juga buruknya. Sisi baiknya, kandungan protein di dalam susu sapi itu sangat tinggi. Apalagi kandungan AA dan DHA pun sudah lengkap. Jadi, bisa dipastikan pertumbuhan balita sudah tidak perlu dikhawatirkan lagi. Semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya sudah tercukupi.

Sayangnya, ada hal buruk yang mungkin terjadi, yaitu protein terlalu banyak dan sistem pencernaan si kecil tidak bisa mencerna. Akibatknya, balita mengalami alergi.

Awalnya balita biasanya akan mengalami gatal-gatal yang disertai bintik-bintik merah di kulit. Hal ini juga bisa dibarengi dengan demam.

Karena alasan itulah banyak ahli gizi anak menyarankan agar balita tersebut mendapatkan asupan gizi dari susu kedelai saja. Jelas susu kedelai lebih aman dan sangat kecil kemungkinan mengakibatkan alergi.

Apakah Susu Kedelai Alternatif Terbaik?
Pada awalnya susu kedelai dianggap sebagai alternatif terbaik ketika balita masih mengalami alergi dengan susu sapi.

Namun, jangan terlalu lama memberikan susu kedelai. Jelas kandungan nutrisi di dalam susu sapi lebih bagus untuk pertumbuhan anak daripada susu kedelai.

Oleh sebab itu, sembari memenuhi nutrisi balita dengan memberikan susu kedelai, ibu harus meningkatkan immune system atau daya tahan balita.

Kenapa? Karena hanya dengan cara inilah alergi balita terhadap susu sapi akan berakhir. Ternyata, kemampuan sistem kekebalan tubuh yang tidak begitu kuat yang menjadi penyebab balita alergi terhadap susu untuk pertumbuhan anak dari bahan utama susu sapi.

Cara yang Paling Direkomendasikan
Berapa usia si kecil? Jika usianya baru 1 tahun ke atas, cara yang paling tepat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh adalah dengan memberikan menu makanan berupa sayur-sayuran. Ibu juga perlu mempertimbangkan memberikan minuman berupa jus berbagai jenis buah.

Untuk balita yang hampir menginjak usia 2 tahun atau sudah berusia 2 tahun, ibu bisa memberikan menu makanan berupa daging, entah daging ayam atau daging sapi. Tentunya ibu perlu memilihkan daging yang rendah lemak.

Dengan cara menguatkan sistem kekebalan tubuh, maka tubuh balita ibu akan siap untuk mendapatkan asupan nutrisi dari susu sapi lagi.


Silakan coba cara ini dan lihat hasilnya. Ibu tidak perlu lagi mencari tips mengatasi balita yang alergi terhadap susu karena pokok permasalahannya sudah ibu ketahui.

No comments:

Post a Comment