![]() |
| Friso Indonesia |
Susu pertumbuhan mengandung banyak sekali nutrisi yang diperlukan oleh tubuh si kecil. Dari namanya saja, ibu sudah tahu bahwa susu ini diperuntukkan untuk anak agar pertumbuhannya optimal. Namun, bagaimana jika tumbuh kembang buah hati ini terhambat? Bagaimana jika tinggi badan bayi ibu di bawah normal?
Anak yang tidak tumbuh tinggi disebut kerdil. Di Jawa, anak
kerdil disebut kuntet. Anak seperti
itu kemungkinan besar tidak mendapatkan nutrisi yang tepat sehingga
perkembangan tubuhnya bermasalah. Lalu, jika anak ibu mengalami masalah
tersebut, apa yang ibu lakukan?
Berikut beberapa hal yang perlu ibu lakukan jika ibu merasa
ada masalah dengan pertumbuhan si kecil.
Mengkonsumsi Susu Anak
yang Tepat
Ada banyak sekali susu formula yang bisa ibu berikan kepada
si kecil. Ibu bisa memilih banyak sekali merk susu untuk anak. Hanya saja, ibu
harus cermat susu seperti apa yang bisa mengatasi masalah tinggi badan yang
dialami oleh si kecil.
Untuk itu, ibu perlu mengecek kandungan yang ada di dalam
susu yang ingin ibu pilih. Pastikan ada kandungan kalsium yang tinggi.
Pasalnya, nutrisi berupa kalsium ini sangat penting untuk tumbuh kembang anak,
khususnya fisik anak. Kalsium diperlukan oleh tulang untuk tumbuh berkembang.
Dokter anak sering menemukan kasus anak yang memiliki
masalah tinggi badan di bawah normal lantaran kurangnya nutrisi berupa kalsium.
Itulah mengapa ibu harus bijak dalam memilih susu pertumbuhan anak.
Selain kalsium, protein juga berperan penting dalam
pertumbuhan tulang. Protein membuat tubuh si kecil tumbuh tinggi. Artinya,
kekurangan protein akan membuat tubuh si kecil tidak bisa tumbuh layaknya anak
normal lainnya.
Jadi, susu yang ibu berikan setidaknya mengandung dua nutrisi
ini, yaitu kalsium dan protein. Tentu saja nutrisi lainnya juga sangat
diperlukan seperti Vitamin D. Hanya saja, kalsium dan protein memiliki peran
yang sangat krusial jika dibandingkan dengan nutrisi yang lain.
Memperoleh Kalsium dan Protein Selain dari Susu
Sebenarnya, kalsium dan protein tidak hanya bisa ibu
dapatkan dari susu saja, tapi juga dari beberapa jenis makanan yang mudah untuk
didapatkan. Seperti contoh, protein dalam telur itu sangat tinggi. Ibu bisa
memberikan makanan berupa telur setiap hari agar si kecil mendapatkan protein
yang cukup.
Sesekali ibu bisa membuatkan menu makanan berbahan daging
sapi. Daging sapi juga mengandung protein hewani yang sangat tinggi. Hanya
saja, ibu harus memastikan daging sapi dimasak secara matang agar lemak jahat
hilang dari daging tersebut.
Sementara itu, dari mana ibu bisa mendapatkan kalsium selain
dari susu anak? Ibu mungkin masih
ingat sewaktu hamil bahwa ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi seafood seperti ikan salmon dan ikan
tuna. Kedua jenis ikan tersebut kaya akan kalsium yang baik untuk ibu hamil.
Dalam hal ini, ibu bisa memasak ikan salmon atau ikan tuna untuk si kecil agar
pertumbuhan tulangnya normal dan masalah tinggi badan di bawah normal bisa
teratasi.

No comments:
Post a Comment