![]() |
| Ibu dan Balita |
Berikut beberapa
fakta yang mencengangkan sehingga ibu pantas untuk mengkhawatirkan jika bayi
ibu mengalami obesitas. Akan tetapi, ibu jangan khawatir karena cara
menanganinya cukup mudah. Selain memperhatikan perkembangan balita, ibu
juga harus menerapkan treatment khusus
untuk balita yang mengalami kegemukan.
Fakta tentang
Obesitas Pada Bayi
Studi ilmiah
menunjukkan bayi perempuan lebih rentan terhadap obesitas daripada laki-laki. Ibu
pasti sering melihat bayi perempuan terlihat lebih gemuk atau mudah gemuk
daripada bayi laki-laki.
Tentu saja hal
tersebut terkait dengan beberapa faktor. Sistem pencernaan yang baik bisa
menghindarkan bayi perempuan atau bayi laki mengalami kegemukan. Karena jika
pencernaan baik, asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi akan diolah dengan
baik sehingga berat badan balita
normal.
Akan tetapi, ada
faktor lain yang menjadikan badan bayi ibu gemuk dan cenderung kegemukan atau
obesitas, yaitu mengkonsumsi susu formula. Bukan berarti ada yang salah dengan
susu formula yang ibu berikan tapi pada takaran susu formula. Untuk itu,
perhatikan takaran susu yang direkomendasikan oleh para ahli gizi balita.
Selain itu, bayi
yang ketika usia 12 bulan mengalami obesitas ternyata rentan sekali mengalami
masalah diabetes ketika sudah berusia 17 tahun. Menurut studi ilmiah, hal ini
sering terjadi pada perempuan. Oleh karena itu, ibu harus memperhatikan kondisi
kesehatan sang buah hati sejak masih bayi karena kondisi kesehatan bayi
berpengaruh sekali dengan kondisi ketika sudah dewasa.
Yang lebih parah
lagi, obesitas pada bayi juga bisa mengakibatkan serangan jantung. Jadi, ibu
jangan menganggap sepele masalah kesehatan yang satu ini. Ibu harus tahu cara
mengatasinya. Sementara itu, bagi ibu yang memiliki balita dengan berat badan
normal, ibu harus mengatahui cara mencegah obestitas pada balita.
Cara Mengatasi Berat Badan Bayi Berlebihan
Salah satu
caranya adalah mengurangi takaran susu formula. Jika bayi ibu sering meminta
susu, itu berarti bayi ibu memerlukan asupan gizi dari makanan. Usahakan porsi
susu formula tidak berlebihan dengan cara mengajadi balita untuk mengkonsumsi
makanan.
Ada banyak sekali
menu makanan atau MPASI (makanan pendamping ASI) yang bisa ibu coba agar bayi
ibu tidak bosan dan mendapatkan asupan gizi dari jenis makanan yang berbeda.
Hal ini sangat berkaitan sekali dengan perkembangan balita,
karena makanan bisa memicu tumbuhnya gigi.
Selain itu,
pilihlah lemak yang baik. alpukat dan kacang-kacangan merupakan sumber lemak
yang baik karena mengandung zat yang mampu mempengaruhi sistem imun dan saraf.
Ibu bisa membuatkan juz alpukat pada siang hari atau bubur yang dicampur dengan
kacang-kacangan yang sudah dihaluskan.
Cara lain agar
berat badan bayi ideal adalah dengan mengajak beraktivitas. Umumnya, balita
akan senang sekali diajak di luar rumah. Biarkan bayi ibu beraktivitas sesuai
kemampuannya seperti merangkak jika baru bisa merangkak atau berjalan. Dengan
bergerak dan beraktivitas, lemak dalam tubuh akan terbakar.
Itulah
beberapa hal yang bisa ibu pelajari tentang bagaimana mengatasi masalah
obesitas pada bayi. Obesitas jelas tidak baik untuk kesehatan bayi secara
keseluruhan. Cara-cara tersebut di atas ampuh untuk menurunkan berat badan yang
berlebihan serta menjaga agar berat badan bayi normal.

No comments:
Post a Comment