![]() |
| Friso Indonesia |
Susu pertumbuhan bukan hanya membantu pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otaknya. Setiap orang tua harus dibekali aneka tips untuk merangsang perkembangan otak anak mereka. Hal ini penting agar anak tumbuh dan berkembang secara sempurna.
Berdasarkan penelitian, otak bayi
saat lahir memiliki sekitar 100 miliar sel safat, atau neuron. Neuron sendiri
tumbuh dan berkembang dengan sesama neuron lain guna mengendalikan berbagai
fungsi seperti melihat, mendengar, dan bergerak. Agar tumbuh secara optimal,
dibutuhkan cara yang tepat untuk merangsang perkembangan otak anak.
Penelitian terbaru yang dilakukan
di La Petite Academy menunjukkan bahwa hal-hal khusus yang dilakukan oleh orang tua sangat
penting untuk mendukung perkembangan otak anak. Ternyata, perlakuan orang tua
tersebut memiliki dampak permanen dan positif terhadap kemampuan anak untuk belajar.
Angie Dorrell, sang Direktur La
Petite Academy, mengungkapkan bahwa penelitian tersebut mengonfirmasikan betapa
pentingnya peran orang tua. Cara naluriah yang sebagaimana sering dilakukan
oleh orang tua ternyata efektif merangsang perkembangan otak anak.
Beberapa peran orang tua yang
bisa dijadikan tips merangsang perkembangan otak anak antara lain:
Sikap hangat, tanggap, dan penuh kasih.
Perhatian dan
sikap yang diberikan oleh orang tua memberi dampak yang nyata bagi performa
anak saat belajar di sekolah. Berdasar penelitian di atas, anak-anak yang
menerima pengasuhan yang hangat dan responsif memiliki prestasi lebih baik
daripada anak-anak yang tidak mendapatkan perlakuan tersebut.
Adapaun
perlakuan anak yang bisa dijadikan cara merangsang perkembangan otak anak
adalah kemampuan orang tua untuk lebih dekat dengan anak mereka. Selain itu,
tindakan seperti menyentuh, memeluk, berbicara, dan senyum juga berdampak
positif pada anak.
Membaca atau menyanyi untuk anak
Sering mendengar
manfaat mendongeng untuk anak kan? Ternyata cara itu benar-benar ikut membantu
merangsang perkembangan otak anak. Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat
saat Anda membacakan cerita kepada anak, mereka akan berpartisipasi seperti
bertanya, menjawab pertanyaan, atau ikut larut dalam cerita.
Hal yang sama
juga terjadi saat orang tua menyanyikan lagu untuk anak. Membuat mereka
gembira, ikut bernyanyi, dan menari mambuat banyak emosi terlibat di dalamnya.
Menyanyi juga akan membuat anak menghafal lirik lagu yang dinyanyikan. Dengan
kata lain, otak anak distimulasi oleh orang tua melalui nyanyian.
Ikut serta dalam permainan anak
Tips yang
terbukti efektif lainnya untuk membantu perkembangan otak anak adalah
keterlibatan orang tua dalam permainan anak. Sebagaimana kita tahu, anak-anak
secara langsung atau tidak akan belajar dari permainan yang mereka lakukan.
Aneka permainan
yang dilakukan seperti menyusun blok atau puzzle, melukis, atau mewarnai akan
mengembangkan pengetahuan mereka. Permainan lainnya seperti permainan seni peran
atau berpura-pura efekfif untuk membantu anak mengembangkan kemampuan bahasa
mereka.
Belajar dari tindakan disiplin
Saat ikut serta
dalam permainan, orang tua bisa memanfaatkannya sebagai bahan pembelajaran anak
tentang disiplin. Orang tua harus memberikan batasan yang jelas dalam
memberikan pengertian mengenai disiplin anak dalam permainan tanpa harus
menghukum mereka.
Misalnya saja
kaki anak naik ke kursi saat bermain dengan Anda. Lebih baik mengungkapkan
bahwa “Kaki itu teman lantai, dan lantai sedih jika ditinggalkan teman,”
alih-alih mengatakan, “Turunkan kakimu.”
Pilih tempat penitipan yang tepat
Jika semua orang
tua adalah pekerja yang mengharuskan anak dititipkan di tempat penitipan, maka
pilih tempat yang tepat. Selain pilih yang berkualitas, pastikan Anda tetap
terlibat dalam pola asuh anak. Mintalah pihak pengelola untuk melaporkan setiap
hal penting yang dilakukan anak sehingga orang tua tetap terikat dengan
perkembangan anak.
Yang penting
juga dilakukan adalah pelajari kurikulum yang diterapkan oleh pengelola tempat
penitipan. Harus dipastikan bahwa kurikulum yang digunakan adalah yang
membimbing rasa ingin tahu, membangun kreativitas, dan membantu anak mampu
memecahkan masalah secara mandiri. Yang tak boleh dilupakan adalah kurikulum
tersebut harus bisa menempa anak memiliki ketrampilan.
Susu Pertumbuhan Yang Tepat
Untuk mendukung
perkembangan motorik dan kognitif serta kemampuan bicara dan sosialisasi, anak
membutuhkan berbagai nutrisi seperti kalsium, zat besi, kalium, magnesium,
zinc, serat, protein, karbohidrat, serta sejumlah vitamin seperti vitamin A, B,
C, D, dan E. Kini ada susu pertumbuhan anak yang mengandung semua nutrisi
tersebut, bahkan yang lebig bagusnya adalah ada yang mengandung prebiotik,
nukleotida, dan asam lemak esensial.
Selain menerapkan tips merangsang
pertumbuhan otak anak di atas, orang tua harus membuka pikiran agar mengetahui
perkembangan ilmu pengetahuan mengenai tumbuh kembang anak. Hal ini penting
agar orang tua tidak gagap dalam menghadapi pesatnya perkembangan anak. Dan
jangan lupa moms, dukung perkembangan anak dengan susu pertumbuhan yang
kandungannya lengkap.

No comments:
Post a Comment