Pernah dengar
kabar anak yang setiap hari sudah minum susu namun tubuhnya kurus dan terlihat
tidak semangat? Kemungkinan besar anak tersebut tidak mendapatkan nutrisi dalam
jumlah yang tepat. Nutrisi tersebut bisa tidak diserap oleh tubuh secara
maksimal atau bisa juga ada masalah lain berkaitan dengan kondisi kesehatannya
secara umum.
Membahas
tentang susu untuk balita memang tidak ada habisnya. Terkadang antar ibu saling
berdiskusi tentang susu pertumbuhan
yang bagus untuk sang buah hati itu seperti apa.
Susu anak memang harus
terus diberikan hingga ia tumbuh dewasa nanti. Akan tetapi, bukan berarti ibu
tetap menyajikan susu dengan botol dot ya Bu. Ibu harus menggantinya dengan
gelas. Jadi, cara mengkonsumsinya saja yang berbeda. Ganti dot dengan gelas.
Susu pertumbuhan anak tidak hanya bermanfaat untuk memastikan tumbuh kembangnya baik.
Perkembangan balita tidak akan optimal jika si kecil sering sering sakit. Oleh
sebab itu, susu balita juga harus mampu membuat tubuh si kecil tahan banting.
Artinya, susu harus menjadikan anak tidak mudah sakit. Hal ini diperlukan
karena kesehatannya sangat mempengaruhi tumbuh kembang si kecil.
Tumbuh kembang balita
begitu cepat sehingga perhatian khusus dari orang tua sangat diperlukan.
Tujuaannya adalah untuk memberikan pengajaran yang baik sebagai modal untuk
menjalani kehidupan yang baik setelah dewasa.
Perkembangan anak usia 3 tahun menentukan mana yang terbaik untuk dirinya, baik dari sisi
kognitif, emosional, serta sosialnya. Ketika menginjak usia 3 tahun, anak sudah mulai mampu untuk
menjalankan beberapa kegiatan rutinan. Dan inilah yang membuat anak semakin
aktif, hanya saja ada beberapa hal yang sifatnya egois dalam dirinya.
Susu pertumbuhan merupakan salah satu faktor pendukung dalam mendukung perkembangan anak. Anak usia 3 - 12 tahun berada dalam masa keemasannya untuk mengeksplorasi lingkungannya. Hal ini menjadikan seorang anak menjadi aktif dan penasaran akan hal baru yang ditemuinya.