![]() |
| Ibu dan Balita |
Susu pertumbuhan sering
dikonotasikan sebagai minuman yang akan memaskimalkan tumbuh kembang anak
secara fisik. Anak akan menjadi tinggi karena mendapatkan asupan nutrisi dari
susu tersebut.
Akan tetapi,
tidak hanya itu yang akan didapatkan sang buah hati. Bisa di katakan bawasannya
pertumbuhan fisik anak merupakan bonusnya saja. Yang terpenting adalah manfaat
lain dari susu untuk pertumbuhan, tidak sekedar agar membuat anak tumbuh
tinggi.
Dan ibu harus
sadari juga bahwa anak tumbuh tinggi itu juga dipengaruhi oleh faktor genetik.
Jadi, jangan menganggap jika ibu memberikan susu, maka anak ibu pasti akan
tumbuh tinggi.
Lalu, manfaat
apa saja yang didapatkan oleh anak ibu dari susu untuk pertumbuhan tersebut?
- Perkembangan Saraf
Apakah ibu hanya ingin anak tumbuh tinggi? Tentu saja tidak, kan? Ibu
juga pasti ingin sekali melihat anak ibu cerdas. Setidaknya ia mudah
mendapatkan informasi atau ilmu baru.
Untuk tujuan yang satu ini, anak memerlukan nutrisi tertentu yang
mampu memaksimalkan perkembangan otak atau saraf. Nutrisi tersebut ada di dalam
susu pertumbuhan anak.
Kandungan seperti AA dan DHA memang sudah didapatkan oleh si kecil
sejak ia masih bayi. Namun, saat ia dalam masa pertumbuhan, kandungan nutrisi
tersebut dibutuhkan lebih banyak agar ia tidak tertinggal dengan perkembangan
balita yang lain.
Apalagi saat usianya baru mencapai 4 tahun. Ia sangat membutuhkan
nutrisi seperti AA dan DHA agar ia lebih mudah mencerna pelajaran baru yang mungkin
ia dapatkan dari sekolah atau dari lingkungan.
- Mengoptimalkan Kemampuan Gerak Motorik
Ada orang tua yang sedikit memaksa anaknya agar bisa belajar cepat menaiki
sepeda. Padahal, setiap balita memiliki masalah sendiri-sendiri dengan hal ini.
Belajar menaiki sepeda akan lebih mudah bagi balita yang pergerakan
motoriknya bagus. Hal ini sama juga seperti ketika seorang anak mulai belajar
berjalan. Bukan tidak mungkin balita yang berusia sudah mencapai 1,5 tahun tapi
belum bisa belajar jalan. Padahal umumnya balita sudah mulai belajar jalan
ketika usianya 10 atau 11 bulan.
Lalu, apa yang terjadi? Mungkin saja perkembangan organ tubuh tertentu
yang digunakan untuk menggerakkan motoriknya tidak optimal. Sehingga balita
tersebut akan mengalami kesulitan jika diajak melakukan permainan yang
membutuhkan gerakan.
Ada dua macam gerakan, yaitu gerakan kasar seperti berjalan dan
gerakan halus seperti menata puzzle. Untuk
memaksimalkan kemampuan motorik balita tersebut, ibu harus berikan nutrisi yang
dibutuhkan seperti kalsium dan protein. Asupan gizi yang seimbang dari susu
untuk pertumbuhan diperlukan jika ibu ingin melihat balita ibu memiliki
kemampuan motorik yang bagus.
- Kecerdasan Emosional
Balita yang sedang dalam masa pertumbuhan tidak hanya harus bagus
dalam hal kecerdasan intelektual yang bersifat kognitif, tapi juga kecerdasan
emosional. Anak harus mulai tahu bagaimana mengungkapkan perasaan dan bagaimana
bersosialisasi dengan orang lain.
Untuk yang satu ini, ibu tidak hanya bisa mengandalkan nutrisi dari
susu untuk pertumbuhan saja. Peran ibu untuk mendidik sang buah hati sangat
diperlukan.
Jadi itulah
beberapa manfaat memberikan susu kepada balita yan sedang berada di masa
pertumbuhan. Ibu tidak hanya fokus agar anak tumbuh tinggi tanpa memiliki
pergerakan motorik yang bagus, kecerdasan emosional, serta kemampuan kognitif
yang baik. Semua harus seimbang sehingga anak tumbuh normal seperti yang ibu
inginkan.

No comments:
Post a Comment