Wednesday, June 8, 2016

Balita 3 Tahun Seharusnya Tidak Lagi Alergi Terhadap Susu Pertumbuhan


susu pertumbuhan
Friso Indonesia

Balita usia 3 tahun kok masih alergi terhadap susu? Agak sedikit aneh jika balita yang sudah masuk usia 3 tahun masih saja alergi terhadap susu.

Memang alergi bisa dikarenakan banyak hal. Bisa juga alergi terhadap salah satu kandungan yang ada di dalam susu.

Tapi, bukan itu yang menjadi persoalan. Ada penemuan terkini seputar penyebab alergi yang dialami oleh balita.

Alergi Karena Kekebalan Tubuh Jelek
Tidak banyak yang tahu jika ternyata alergi yang dialami oleh balita itu disebabkan sistem kekebalan tubuh yang buruk. Ini yang dikatakan oleh Scott Sicherer, seorang penulis buku Understanding and Managing Your Child’s Food Allergies. Menurut Scott, alergi terhadap makanan atau susu yang dialami oleh balita itu disebabkan karena kekebalan tubuhnya yang kurang.

Saat kekelaban tubuh tidak bagus, maka tubuh balita akan bereaksi. Sayangnya reaksi tersebut terlalu berlebihan. Bahkan, terhadap hal yang baik seperti protein atau vitamin saja tubuh si kecil akan beraksi berlebihan sehingga muncullah alergi.

Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan. Jangan sampai justru si kecil mendapatkan nutrisi tapi ia alergi. Hal inilah yang sering terjadi. Jumlah balita di Indonesia yang mengalami alergi terhadap makanan yang baik dan juga susu meningkat.

Untuk itu, ibu perlu mencari tahu bagaimana cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Ibu tidak bisa memberikan susu jika si kecil alergi terhadap susu. Lalu, apa yang harus ibu lakukan?

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Tanpa Susu
Aneh memang jika ibu mencari cara meningkatkan kekebalan tubuh tanpa memberikan susu. Karena pada dasarnya cara yang paling cepat dan efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh balita adalah dengan memberikan susu pertumbuhan.

Namun, bagaimana lagi jika ternyata si kecil alergi terhadap susu. Ibu perlu memberikan minuman lain selain susu seperti yogurt atau menu makanan yang terbuat dari susu seperti keju. Dengan demikian, si kecil bisa mendapatkan manfaat dari susu walaupun tidak minum susu.

Jika kekebalan tubuh si kecil sudah mulai bagus, ibu bisa mencoba lagi memberika susu balita. Karena tetap saja susu adalah minuman yang sangat disarankan. Maka yang diperlukan adalah mengatasi alergi terhadap susu agar ibu bisa lagi memberikan susu untuk si kecil.

Jadi, diharapkan saat balita sudah berusia 3 tahun, sistem kekebalan tubuhnya sudah bagus. Tidak ada lagi masalah jika ia mengkonsumsi susu balita. Anak tidak mudah terserang penyakit. Ini merupakan poin terpentingnya.

Menciptakan Lingkungan yang Sehat
Penemuan lain terkait dengan alergi yang dialami oleh balita adalah karena lingkungan yang tidak sehat. Sudah bukan rahasia lagi jika lingkungan sekarang ini semakin tidak baik bagi si kecil. Lihat saja banyak sekali polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan.

Namun, yang harus ibu antisipasi adalah polusi udara karena rokok. Jauhkan si kecil menghidup udara yang sudaah terkontaminasi dengan asap rokok. Jauhkan si kecil dari perokok. Itu cara yang paling bijak.

Karena lingkungan yang kurang sehat, tidak sedikit balita yang kekebalannya kurang baik. Akhirnya mereka mudah alergi bahkan terhadap susu.

Jadi, PR ibu sangatlah banyak. Mencipatakan lingkungan yang sehat tidaklah mudah. Ibu mungkin bisa menciptakan lingkungan yang sehat di rumah. Namun, bagaimana jika balita berada di luar rumah?

Semoga balita ibu sudah tidak lagi alergi terhadap susu. Karena susu lah yang bisa sangat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh balita.


No comments:

Post a Comment