Tuesday, July 26, 2016

Beri Susu Pertumbuhan dan Lakukan Aktivitas Ini Agar Si Kecil Cepat Belajar Bicara


susu pertumbuhan
Ibu dan Balita

Kapan balita mulai belajar bicara? Pada dasarnya saat ia sudah bisa mulai mengucapkan suara, ia sudah mulai belajar berbicara. Hanya saja, belum ada kosakata yang sama seperti yang diucapkan oleh orang dewasa.



Tahap yang paling sulit bagi balita adalah tahap belajar bicara. Ada banyak hal yang sangat mempengaruhi tahap tersebut, mulai nutrisi dan juga stimulus dari luar.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan agar tahap perkembangan belajar bicara si kecil lebih cepat?

Memberikan susu pertumbuhan yang terbaik jelas diperlukan. Karena nutrisinya yang seimbang, maka perkembangan sarafnya akan lebih optimal. Hal ini sangat penting mengingat belajar bicara anak itu sangat ditentukan seberapa sempura perkembangan sarafnya.

Namun, bukan berarti faktor lain juga tidak penting. Otot penggerak motorik khususnya otot mulut juga harus berkembang. Untuk yang satu ini, ibu harus lebih aktif dalam memberikan stimulus.

Selain memberikan susu balita yang mengandung nutrisi seimbang, berikut ini beberapa aktivitas yang sebaiknya ibu lakukan.

Sering Bertanya
Yang paling penting pada tahap belajar bicara adalah interaksi. Orang tua yang paling aktif berbicara dengan anak akan melihat perkembangan belajar bicara anak lebih cepat. Walaupun tentu saja faktor dari dalam (perkembangan otak dan gerak motorik halus) juga tak kalah penting.

Namun, tidak hanya berbicara saja ya bu. Sebaiknya ibu membiasakan diri untuk bertanya kepada si kecil. Ibu bisa mengulang pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti” adik mau makan?” “Mau minum?” atau pertanyaan yang merupakan kegiatan sehari-hari si kecil.

Dengan memberikan pertanyaan seperti ini, si kecil akan semakin sering mendengarkan kosakata yang penting. Selain itu, ini juga cara yang tepat agar si kecil mau memberikan respon dengan mengucapkan kosakata tertentu.

Mengenalkan Benda yang Paling Disukai
Paling mudah bagi balita untuk mengucapkan nama benda yang paling ia sukai. Jika si kecil suka dengan kucing, ibu bisa sering mengucapkan “kucing” atau nama lain untuk menjelaskan bahwa yang ibu maksud adalah kucing.

Lihat responnya. Jika si kecil tahu setiap kali ibu mengatakan kosakata tersebut, maka akan semakin mudah bagi si kecil untuk menirukan kata tersebut.

Dalam hal ini, ibu harus benar-benar perhatikan apa yang paling mencuri perhatian si kecil. Dan benda itulah yang lebih mudah untuk ibu jadikan pancingan agar si kecil mulai belajar bicara.

Mengajak Balita Bernyanyi
Sebenarnya cara yang satu ini tidak selalu efektif. Pasalnya, tidak semua balita menyukai lagu. Ada juga balita yang lebih suka melihat film kartun atau iklan.

Akan tetapi, ibu coba saja memutarkan video lagu-lagu anak. Jika si kecil suka, maka ibu bisa mengajaknya untuk bernyanyi.

Mungkin si kecil hanya bisa menirukan kata-kata di awal dan akhir atau menirukan dengan suara yang tidak jelas. Namun, lama kelamaan, ucapannya akan semakin jelas.

Kegiatan tersebut bisa ibu lakukan setiap hari. Namun, ibu juga harus imbangi dengan memberikan nutrisi yang seimbang. Perhatikan makanan yang ibu sajikan setiap hari untuk si kecil. Dan jangan asal memilih susu ya bu.


Karena si kecil sedang dalam masa pertumbuhan, susu yang bagus adalah susu untuk pertumbuhan anak yang mengandung semua nutrisi dan vitamin yang diperlukan untuk tumbuh kembang balita.

No comments:

Post a Comment