Kapan balita mulai belajar bicara? Pada dasarnya saat ia sudah bisa mulai mengucapkan suara, ia sudah mulai belajar berbicara. Hanya saja, belum ada kosakata yang sama seperti yang diucapkan oleh orang dewasa.
Tahap yang
paling sulit bagi balita adalah tahap belajar bicara. Ada banyak hal yang
sangat mempengaruhi tahap tersebut, mulai nutrisi dan juga stimulus dari luar.
Lalu, apa yang
harus ibu lakukan agar tahap perkembangan belajar bicara si kecil lebih cepat?
Memberikan susu pertumbuhan yang terbaik jelas
diperlukan. Karena nutrisinya yang seimbang, maka perkembangan sarafnya akan lebih
optimal. Hal ini sangat penting mengingat belajar bicara anak itu sangat
ditentukan seberapa sempura perkembangan sarafnya.
Namun, bukan
berarti faktor lain juga tidak penting. Otot penggerak motorik khususnya otot
mulut juga harus berkembang. Untuk yang satu ini, ibu harus lebih aktif dalam
memberikan stimulus.
Selain
memberikan susu balita yang mengandung nutrisi seimbang, berikut ini beberapa
aktivitas yang sebaiknya ibu lakukan.
Sering Bertanya
Yang paling
penting pada tahap belajar bicara adalah interaksi. Orang tua yang paling aktif
berbicara dengan anak akan melihat perkembangan belajar bicara anak lebih
cepat. Walaupun tentu saja faktor dari dalam (perkembangan otak dan gerak
motorik halus) juga tak kalah penting.
Namun, tidak
hanya berbicara saja ya bu. Sebaiknya ibu membiasakan diri untuk bertanya
kepada si kecil. Ibu bisa mengulang pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti”
adik mau makan?” “Mau minum?” atau pertanyaan yang merupakan kegiatan
sehari-hari si kecil.
Dengan
memberikan pertanyaan seperti ini, si kecil akan semakin sering mendengarkan
kosakata yang penting. Selain itu, ini juga cara yang tepat agar si kecil mau
memberikan respon dengan mengucapkan kosakata tertentu.
Mengenalkan
Benda yang Paling Disukai
Paling mudah
bagi balita untuk mengucapkan nama benda yang paling ia sukai. Jika si kecil
suka dengan kucing, ibu bisa sering mengucapkan “kucing” atau nama lain untuk
menjelaskan bahwa yang ibu maksud adalah kucing.
Lihat
responnya. Jika si kecil tahu setiap kali ibu mengatakan kosakata tersebut,
maka akan semakin mudah bagi si kecil untuk menirukan kata tersebut.
Dalam hal ini,
ibu harus benar-benar perhatikan apa yang paling mencuri perhatian si kecil.
Dan benda itulah yang lebih mudah untuk ibu jadikan pancingan agar si kecil
mulai belajar bicara.
Mengajak Balita
Bernyanyi
Sebenarnya cara
yang satu ini tidak selalu efektif. Pasalnya, tidak semua balita menyukai lagu.
Ada juga balita yang lebih suka melihat film kartun atau iklan.
Akan tetapi,
ibu coba saja memutarkan video lagu-lagu anak. Jika si kecil suka, maka ibu
bisa mengajaknya untuk bernyanyi.
Mungkin si kecil
hanya bisa menirukan kata-kata di awal dan akhir atau menirukan dengan suara
yang tidak jelas. Namun, lama kelamaan, ucapannya akan semakin jelas.
Kegiatan
tersebut bisa ibu lakukan setiap hari. Namun, ibu juga harus imbangi dengan
memberikan nutrisi yang seimbang. Perhatikan makanan yang ibu sajikan setiap
hari untuk si kecil. Dan jangan asal memilih susu ya bu.
Karena si kecil
sedang dalam masa pertumbuhan, susu yang bagus adalah susu untuk pertumbuhan anak
yang mengandung semua nutrisi dan vitamin yang diperlukan untuk tumbuh kembang
balita.

No comments:
Post a Comment