Tuesday, February 23, 2016

Kenali Perbedaan Susu Pertumbuhan Organik dan Non – Organik


susu pertumbuhan
Friso Indonesia

Susu pertumbuhan saat ini terdiri atas berbagai merek. Mulai dari yang sudah lama ada, atau bahkan beragam merek baru yang ada. Namun, satu yang pasti. Ketika moms memilih jenis susu untuk mendukung pertumbuhan dari balita anda. Anda pasti akan sangat berhati – hati dalam mempertimbangkan berbagai aspek yang menjadi acuan dalam memilih. Mulai dari harga, kemasan, hingga yang terpenting adalah komposisi dan rasa susu.


Tetapi, ternyata belakangan orang mempertimbangkan aspek lain. Yaitu, apakah susu tersebut tergolong organik atau non-organik. Pasti diantara anda banyak yang bertanya, apa itu susu organik dan non – organik. Untuk menjawab rasa penasaran anda. Yuk, simak ulasan berikut!

Susu pertumbuhan yang saat ini beredar di sajikan dalam berbagai pilihan termasuk diantaranya organik dan non – organik. Lalu, apa yang membedakan diantaranya?

Susu yang digolongkan organik secara umum diproses dari sapi perah yang sangat terjaga kondisi kesehatannya. Kalau boleh dibilang, susu yang tergolong susu organik sangat terjaga kualitasnya karena memang kondisi sapi perah yang menghasilkan memiliki standard yang lebih tinggi dari susu biasa. Maka tak heran jika harga dari susu organik di pasaran relatif jauh lebih mahal daripada susu non – organik.

Dibenak anda pasti sekarang bertanya, apa yang membuat susu organik sedemikian spesial?

·      Kualitas Bibit Unggul

Pertama adalah kualitas sapi perah nomor satu. Segala jenis susu pertumbuhan diproses dari sapi perah yang jenis kelas dari sapi tersebut berbeda. Mungkin, kita bisa menyebut jenis sapi perah yang paling bagus dengan sebutan sapi perah unggulan. Ya, jenis sapi ini dipersiapkan dengan sebaik mungkin, dan dipelihara pada lingkungan terbuka dan tidak terus menerus dikandangi. Hal ini membuatnya memiliki kondisi fisik yang sangat sehat dan tumbuh dengan baik.

·      Pakan Ternak Harian

Kedua adalah susu organik dihasilkan dari sapi yang sehari – harinya diberikan rumput. Anda pasti mengatakan bahwa sapi memang makan rumput. Tapi, moms anda harus tau. Rumput yang dimakan langsung dari padang rumput dan bukan ditempat – tempat dikadang. Karena sapi perah untuk susu organik akan dibebaskan di padang rumput luas, maka jenis rumput yang dimakan pun juga rumput yang langsung tumbuh didaerah padang rumput. Hal ini tentu sangat berbeda apabila jenis sapi untuk susu non – organik.

·      Pengobatan Saat Sakit

Perbedaan yang mendasar antara susu dari sapi untuk susu organik dengan non adalah ketika sakit. Sapi yang dipersiapkan untuk susu organik akan dipisahkan dari sapi lain yang tidak sakit dan akan digabungkan kembali setelah 12 bulan menjalani pengobatan dengan obat antibiotik. Sedangkan untuk sapi yang dipersiapkan memang untuk susu non organik, setelah diberikan antibiotik saat sakit akan langsung digabungkan dalam satu kandang dengan sapi yang tidak sakit. Hal ini menunjukkan bahwa sapi untuk susu organik sangat dipersiapkan dengan sebaik mungkin.

·      Pemberian Vaksinasi dan Suntikan Hormon

Susu pertumbuhan yang diperoleh dari sapi perah biasa akan mendapat suntikan pestisida tidak dengan aturan tertentu. Sedangkan sapi yang dipersiapkan untuk susu organik relatif memiliki aturan tertentu untuk pemberian pestisidanya. Selain itu, pada sapi perah untuk susu biasa akan disuntikan hormon BGH yang mampu merangsang produktifitas dari susu sapi perah biasa. Dengan hormon ini, hormon pertumbuhan atau insulin dapat di’paksa’ untuk meningkatkan volume perahan susu yang dihasilkan oleh sapi tersebut.


Namun, hal tersebut lain halnya dengan sapi perah untuk susu organik. Sapi – sapi tersebut akan tumbuh secara layaknya dan tidak dipaksakan. Hal inilah yang membuatnya sangat unggul. Kalau dilihat dari segi rasa, susu organik relatif lebih unggul daripada susu sapi biasa padahal jika dilihat dari sudut pandang kandungan, keduanya dihasilkan oleh sapi sehingga komposisi dari kedua susu tersebut sama saja. Perbedaannya hanya perlakukan yang diberikan antara sapi perah penghasil susu organik dan susu sapi biasa. Namun, satu hal yang pasti, keduanya sama – sama dijadikan pilihan moms sebagai susu pertumbuhan pada si kecil. Hanya tergantung selera dan keadaan kantong anda!

No comments:

Post a Comment