![]() |
| Friso Indonesia |
Susu pertumbuhan saat ini terdiri atas berbagai merek. Mulai dari yang sudah lama ada, atau bahkan beragam merek baru yang ada. Namun, satu yang pasti. Ketika moms memilih jenis susu untuk mendukung pertumbuhan dari balita anda. Anda pasti akan sangat berhati – hati dalam mempertimbangkan berbagai aspek yang menjadi acuan dalam memilih. Mulai dari harga, kemasan, hingga yang terpenting adalah komposisi dan rasa susu.
Tetapi, ternyata belakangan
orang mempertimbangkan aspek lain. Yaitu, apakah susu tersebut tergolong
organik atau non-organik. Pasti diantara anda banyak yang bertanya, apa itu
susu organik dan non – organik. Untuk menjawab rasa penasaran anda. Yuk, simak
ulasan berikut!
Susu pertumbuhan yang saat ini beredar di sajikan dalam berbagai pilihan
termasuk diantaranya organik dan non – organik. Lalu, apa yang membedakan
diantaranya?
Susu yang digolongkan organik secara umum diproses dari
sapi perah yang sangat terjaga kondisi kesehatannya. Kalau boleh dibilang, susu
yang tergolong susu organik sangat terjaga kualitasnya karena memang kondisi
sapi perah yang menghasilkan memiliki standard yang lebih tinggi dari susu
biasa. Maka tak heran jika harga dari susu organik di pasaran relatif jauh
lebih mahal daripada susu non – organik.
Dibenak anda pasti sekarang bertanya, apa yang membuat
susu organik sedemikian spesial?
· Kualitas Bibit Unggul
Pertama adalah kualitas sapi perah nomor satu. Segala
jenis susu pertumbuhan
diproses dari sapi perah yang jenis kelas dari sapi tersebut berbeda. Mungkin,
kita bisa menyebut jenis sapi perah yang paling bagus dengan sebutan sapi perah
unggulan. Ya, jenis sapi ini dipersiapkan dengan sebaik mungkin, dan dipelihara
pada lingkungan terbuka dan tidak terus menerus dikandangi. Hal ini membuatnya
memiliki kondisi fisik yang sangat sehat dan tumbuh dengan baik.
· Pakan Ternak Harian
Kedua adalah susu organik dihasilkan dari sapi yang
sehari – harinya diberikan rumput. Anda pasti mengatakan bahwa sapi memang
makan rumput. Tapi, moms anda harus tau. Rumput yang dimakan langsung dari
padang rumput dan bukan ditempat – tempat dikadang. Karena sapi perah untuk
susu organik akan dibebaskan di padang rumput luas, maka jenis rumput yang
dimakan pun juga rumput yang langsung tumbuh didaerah padang rumput. Hal ini
tentu sangat berbeda apabila jenis sapi untuk susu non – organik.
· Pengobatan Saat Sakit
Perbedaan yang mendasar antara susu dari sapi untuk susu
organik dengan non adalah ketika sakit. Sapi yang dipersiapkan untuk susu
organik akan dipisahkan dari sapi lain yang tidak sakit dan akan digabungkan
kembali setelah 12 bulan menjalani pengobatan dengan obat antibiotik. Sedangkan
untuk sapi yang dipersiapkan memang untuk susu non organik, setelah diberikan
antibiotik saat sakit akan langsung digabungkan dalam satu kandang dengan sapi
yang tidak sakit. Hal ini menunjukkan bahwa sapi untuk susu organik sangat
dipersiapkan dengan sebaik mungkin.
· Pemberian Vaksinasi dan Suntikan Hormon
Susu pertumbuhan yang diperoleh dari sapi perah biasa
akan mendapat suntikan pestisida tidak dengan aturan tertentu. Sedangkan sapi
yang dipersiapkan untuk susu organik relatif memiliki aturan tertentu untuk
pemberian pestisidanya. Selain itu, pada sapi perah untuk susu biasa akan
disuntikan hormon BGH yang mampu merangsang produktifitas dari susu sapi perah
biasa. Dengan hormon ini, hormon pertumbuhan atau insulin dapat di’paksa’ untuk
meningkatkan volume perahan susu yang dihasilkan oleh sapi tersebut.
Namun, hal tersebut lain
halnya dengan sapi perah untuk susu organik. Sapi – sapi tersebut akan tumbuh
secara layaknya dan tidak dipaksakan. Hal inilah yang membuatnya sangat unggul.
Kalau dilihat dari segi rasa, susu organik relatif lebih unggul daripada susu
sapi biasa padahal jika dilihat dari sudut pandang kandungan, keduanya
dihasilkan oleh sapi sehingga komposisi dari kedua susu tersebut sama saja.
Perbedaannya hanya perlakukan yang diberikan antara sapi perah penghasil susu
organik dan susu sapi biasa. Namun, satu hal yang pasti, keduanya sama – sama
dijadikan pilihan moms sebagai susu pertumbuhan
pada si kecil. Hanya tergantung selera dan keadaan kantong anda!

No comments:
Post a Comment