![]() |
| Friso Indonesia |
Tumbuh kembang balita memang dipengaruhi oleh nutrisi dari makanan serta minuman yang ibu
berikan setiap hari. Namun, bukan berarti ibu memandang remeh faktor ekstenal
ya. Pasalnya, lingkungan serta apapun yang bersinggungan dengan si kecil sangat
berpengaruh terhadap perkembangannya.
Memang hal
tersebut tidak salah. Hanya saja, bukan berarti tidak ada sisi positif dari
game. Berikut beberapa pengaruh baik dari game untuk tumbuh kembang balita.
Mengasah
Kreatifitas
Susah sekali
untuk membuat si kecil jauh dari gadget. Hal ini dikarenakan ibu sendiri
memakai gadget dan mungkin saja balita yang lain sudah mahir mengoperasikan
gadget.
Oleh karena
itu, akan lebih baik jika ibu mengarahkan si kecil agar menggunakan gadget
untuk hal-hal yang baik daripada ibu kesulitan untuk melarangnya menjauhi
gadget. Salah satunya adalah memilihkan game yang bisa mengasah kreatifitasnya.
Berapa usia
balita ibu? Sesuaikan game dengan usia balita ibu. Jika baru berusia 2 – 3 tahun,
pilihkan game yang mengasah kecerdasannya seperti game membedakan warna,
mamadukan warna, game bahasa, game matematika, dan lain sebagainya.
Ibu juga harus
mengerti bahwa setiap game itu memiliki level sendiri-sendiri. Ada game yang
memang dikhususkan untuk balita usia tertentu. Untuk itu, jika balita ibu belum
bisa, kemungkinan kecerdasannya kurang optimal karena kekurangan nutrisi yang
ibu berikan dari makanan serta minuman yang ia konsumsi. Jika memang hal
tersebut terjadi pada balita ibu, maka berilah susu balita terbaik yang kandungannya bisa mengoptimalkan
kecerdasan otak si kecil.
Game itu
Menyenangkan
Dari sekian
banyak balita, ada juga balita yang tidak merasa nyaman dengan lingkungan atau
game yang ibu berikan. Padahal, tumbuh kembang balita akan terganggu jika mereka beraktifitas namun tidak didasari
dengan rasa senang.
Oleh karena
itu, cobalah ibu memberikan game yang membuat balita ibu senang. Setidaknya,
game tersebut akan membuat si kecil tersenyum sehingga tidak terlihat murung.
Tentu saja ibu sendiri yang akan khawatir jika justru balita ibu susah untuk
diajak tertawa, bukan?
Game Membuat Si
Kecil Percaya Diri
Bagaimana
balita ibu bisa berinteraksi dengan balita lain jika balita ibu tidak bisa
bermain game layaknya balita lain? Jika hal tersebut terjadi, maka ia akan
susah sekali berinteraksi dengan balita lain. Akhirnya, ia akan minder atau
tidak percaya diri.
Tentu hal
tersebut tidak ibu inginkan, bukan? Oleh karena itu, tidak salah jika ibu
mengenalkan gadget kepada si kecil. Hanya saja tetap saja ibu harus selektif
dalam memilihkan game apa saja yang boleh dimainkan oleh si kecil.
Terlepas dari
kontroversi game pada gadget, memang tidak bisa dipungkiri bahwa game
tradisional lebih baik bagi tumbuh
kembang balita. Sayangnya, tidak banyak orang tua yang memberikan fasilitas
agar si kecil bermain game tradisional daripada game di gadget. Selain itu,
diperlukan juga koordinasi dengan ibu-ibu lain agar anak-anak mereka
bersama-sama memainkan game tradisional. Pasalnya, kebanyakan game tradisional
anak dimainkan secara kolektif.
Lalu, bagaimana
sikap ibu? Jika ibu memang khawatir terhadap dampat negatif dari game pada
gadget, memang pilihan paling aman adalah memberikan game atau permainan
tradisional yang benar-benar memberikan pengaruh positif bagi tumbuh kembang balita.

No comments:
Post a Comment