Wednesday, February 24, 2016

Game dan Pengaruh Baiknya Terhadap Tumbuh Kembang Balita


tumbuh kembang balita
Friso Indonesia
Tumbuh kembang balita memang dipengaruhi oleh nutrisi dari makanan serta minuman yang ibu berikan setiap hari. Namun, bukan berarti ibu memandang remeh faktor ekstenal ya. Pasalnya, lingkungan serta apapun yang bersinggungan dengan si kecil sangat berpengaruh terhadap perkembangannya.
Bagaimana dengan game? Ibu mungkin pernah mendengar bahwa game itu tidak baik dengan alasan game bisa membuat si kecil kecanduan. Selain itu, game juga bisa membuat si kecil susah untuk bersosialisasi dengan orang lain. Ia lebih suka untuk menyendiri.
Memang hal tersebut tidak salah. Hanya saja, bukan berarti tidak ada sisi positif dari game. Berikut beberapa pengaruh baik dari game untuk tumbuh kembang balita.
Mengasah Kreatifitas
Susah sekali untuk membuat si kecil jauh dari gadget. Hal ini dikarenakan ibu sendiri memakai gadget dan mungkin saja balita yang lain sudah mahir mengoperasikan gadget.
Oleh karena itu, akan lebih baik jika ibu mengarahkan si kecil agar menggunakan gadget untuk hal-hal yang baik daripada ibu kesulitan untuk melarangnya menjauhi gadget. Salah satunya adalah memilihkan game yang bisa mengasah kreatifitasnya.
Berapa usia balita ibu? Sesuaikan game dengan usia balita ibu. Jika baru berusia 2 – 3 tahun, pilihkan game yang mengasah kecerdasannya seperti game membedakan warna, mamadukan warna, game bahasa, game matematika, dan lain sebagainya.
Ibu juga harus mengerti bahwa setiap game itu memiliki level sendiri-sendiri. Ada game yang memang dikhususkan untuk balita usia tertentu. Untuk itu, jika balita ibu belum bisa, kemungkinan kecerdasannya kurang optimal karena kekurangan nutrisi yang ibu berikan dari makanan serta minuman yang ia konsumsi. Jika memang hal tersebut terjadi pada balita ibu, maka berilah susu balita terbaik yang kandungannya bisa mengoptimalkan kecerdasan otak si kecil.
Game itu Menyenangkan
Dari sekian banyak balita, ada juga balita yang tidak merasa nyaman dengan lingkungan atau game yang ibu berikan. Padahal, tumbuh kembang balita akan terganggu jika mereka beraktifitas namun tidak didasari dengan rasa senang.
Oleh karena itu, cobalah ibu memberikan game yang membuat balita ibu senang. Setidaknya, game tersebut akan membuat si kecil tersenyum sehingga tidak terlihat murung. Tentu saja ibu sendiri yang akan khawatir jika justru balita ibu susah untuk diajak tertawa, bukan?
Game Membuat Si Kecil Percaya Diri
Bagaimana balita ibu bisa berinteraksi dengan balita lain jika balita ibu tidak bisa bermain game layaknya balita lain? Jika hal tersebut terjadi, maka ia akan susah sekali berinteraksi dengan balita lain. Akhirnya, ia akan minder atau tidak percaya diri.
Tentu hal tersebut tidak ibu inginkan, bukan? Oleh karena itu, tidak salah jika ibu mengenalkan gadget kepada si kecil. Hanya saja tetap saja ibu harus selektif dalam memilihkan game apa saja yang boleh dimainkan oleh si kecil.
Terlepas dari kontroversi game pada gadget, memang tidak bisa dipungkiri bahwa game tradisional lebih baik bagi tumbuh kembang balita. Sayangnya, tidak banyak orang tua yang memberikan fasilitas agar si kecil bermain game tradisional daripada game di gadget. Selain itu, diperlukan juga koordinasi dengan ibu-ibu lain agar anak-anak mereka bersama-sama memainkan game tradisional. Pasalnya, kebanyakan game tradisional anak dimainkan secara kolektif.
Lalu, bagaimana sikap ibu? Jika ibu memang khawatir terhadap dampat negatif dari game pada gadget, memang pilihan paling aman adalah memberikan game atau permainan tradisional yang benar-benar memberikan pengaruh positif bagi tumbuh kembang balita.

No comments:

Post a Comment