![]() |
| Susu Pertumbuhan Anak |
Susu pertumbuhan anak merupakan minuman wajib bagi sang buah hati. Sayangnya, banyak ibu yang menganggap sudah tidak perlu lagi anak diberi susu jika usianya sudah dewasa. Ia sudah terbiasa mengkonsumsi jenis minuman yang lain sehingga tidak usah mengkonsumsi susu.
Anggapan ini yang banyak dipahami oleh masyarakat kita. Maka
tidak heran jika dibandingkan dengan anak-anak dari eropa, anak Indonesia tidak
terlalu tinggi walaupun memang ada faktor lain yang mempengeruhi tinggi badan.
Terlepas dari itu, faktor nutrisi berperan sangat signifikan untuk tumbuh kembang anak.
Oleh karena itu, ibu harus bijak. Susu itu tidak hanya
dibutuhkan oleh bayi atau balita saja. Walaupun sang buah hati sudah mulai
berbagai jenis minuman lainnya, bukan berarti ibu berhenti memberikan susu.
Jika ibu benar-benar ingin anak ibu tumbuh tinggi, ibu harus
memberikan susu pertumbuhan yang
kaya akan nutrisi.
Nutrisi Penting dalam Susu untuk Pertumbuhan Tulang
Jika ibu menginginkan sang buah hati tumbuh tinggi, maka
pilihlah susu anak yang mengandung tinggi kalsium. Kandungan ini sangat
berpengaruh pada pertumbuhan tulang. Di satu sisi, kalsium akan memaksimalkan
pertumbuhan tulang. Jadi, tubuh anak ibu akan terlihat tinggi.
Namun, di sisi lain, kalsium juga akan memaskimalkan
kepadatan tulang. Hal ini juga tak kalah penting agar tulang bisa tumbuh tinggi
dan tidak keropos. Artinya, anak akan tumbuh tinggi dengan tulang yang kuat.
Selain kalsium, susu pertumbuhan anak juga harus mengandung vitamin. Vitamin yang paling
mempengeruhi tinggi badan adalah vitamin D. Jadi, pastikan kandungan susu anak
yang ibu berikan kepada sang buah hati mengandung tinggi kalsium dan vitamin D.
Akan tetapi, ibu tidak hanya bisa mengandalkan susu untuk tumbuh kembang anak. Ibu juga bisa
mengambil nutrisi berupa kalsim dan juga vitamin D dari jenis makanan yang
lain.
Makanan Penting agat Anak Tumbuh Tinggi
Selain susu, ibu juga harus memberikan beberapa makanan
sehat. Seperti yang telah dijelaskan, kandungan penting yang bisa meninggikan
tubuh si kecil adalah kalsium dan vitamin D. Kalsium bisa ibu dapatkan dari
sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli. Untuk sayuran yang terakhir
ini, terkandung pula vitamin D. Jadi, rajinlah membuatkan makanan berbahan
brokoli jika ibu ingin melihat anak ibu tumbuh tinggi.
Selain sayuran, ada juga jenis ikan yang mengandung tinggi
kalsium, seperti ikan salmon. Akan tetapi, satu hal yang harus ibu ketahui.
Ikan salmon hidup di luat dan ada kemungkinan ikan salmon itu mengandung
merkuri. Bahkan, hampir semua ikan mengandung merkuri hanya saja kadarnya yang
berbeda.
Untuk mengurangi bahaya merkuri, pastikan ibu memilih ikan
salmon yang masih muda. Selain itu, ibu bisa memasak ikan salmon tersebut
benar-benar masak. Jangan hanya dibakar saja apalagi ibu menghidangkan daging
mentah seperti sushi. Untuk menghilangkan merkuri, satu-satunya cara adalah
memasak ikan tersebut benar-benar matang meskipun kandungan merkuri tersebut
tidak benar-benar hilang 100%.
Jadi, itulah yang harus ibu ketahui tentang susu pertumbuhan. Selain itu, buatkan
juga makanan yang mengandung dua nutrisi tersebut. Walaupun anak ibu sudah
tidak bayi lagi, ibu harus tetap memberikan susu yang terbaik. Dan yang paling
penting, pastikan kandungan berupa kalsium dan vitamin D tinggi di dalam susu pertumbuhan anak yang ibu pilih.

No comments:
Post a Comment